Halo Ayah-Bunda. Ada kabar terbaru dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Sehati, Karimun, Kepri.

Salah satu murid terapi wicara yang mengalami hambatan pendengaran bernama Aqil, kini sudah mulai mengidentifikasi benda, huruf dan keluarga.

Kepala SLB Sehati Karimun, Kepulauan Riau, Emillya menyebut, proses pertama anak harus memahami bahasa isyaratnya terlebih dahulu.

baca juga : Ayah Bunda, Mau Tanya Seputar Disabilitas?

Selanjutnya, barulah anak mengucapkannya secara verbal. “Disinilah hebatnya mereka. Harus belajar isyarat dan belajar verbalnya juga,” kata Emillya.

Kemajuan yang sama juga dialami Willy anak tunarungu. Meskipun tak bisa mendengar, Willy sekarang sudah bisa berhitung sederhana secara mandiri.

Willy juga sudah bisa memahami tulisan dengan isyaratnya. Contoh ketika ada kalimat sederhana dengan tulisan, Willy sudah bisa mempraktekkan bahasa isyaratnya dari apa yang dibacanya.